REVIEW TARGET DAN CAPAIAN PENGUKURAN INDIKATOR KINERJA DAERAH KOTA MALANG

Authors

  • Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.58411/6zdb3y58

Keywords:

capaian, pengukuran, indikator kinerja, daerah, pandemi

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu wilayah administratif yang ada di Provinsi Jawa Timur. Visi Kota Malang “Bermartabat” menjadi acuan dalam perumusan tujuan, sasaran, dan Indikator Kinerja Daerah (IKD) Kota Malang sesuai dengan RPJMD Kota Malang 2018-2023. Target dan proyeksi IKD sebagai acuan mengukur dampak dari pembangunan yang dilaksanakan. Metode penelitian ini kuantitatif diskriptif. Sumber data primer dari responden untuk 2 indikator yaitu IPMas dan IMS. Analaisis data dengan: (1) diskriptif kuantitatif, (2) gap rasio dan (3) Trend untuk estimasi. Hasil kajian menunjukkan IKD Kota Malang tahun 2019 cukup berhasil, 8 (IKD) yakni Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pendidikan, Indeks Kesehatan, Indeks Daya Beli, Persentase Angka Kemiskinan, Persentase Penurunan PMKS, Indeks Pembangunan Gender, dan Indeks Modal Sosial. Hasil analisis gap rasio, capaian 2019 mengalami peningkatan dari capaian tahun 2018. Hanya 1 IKD, yaitu Indeks Pembangunan Masyarakat, lebih rendah pada 2019. Berdasarkan hasil analisis gap rasio, capaian dari 5 indikator yaitu IPM, Indeks Pendidikan, Indeks Kesehatan, IPMas, dan IMS diprediksi meningkat tahun 2020. Sedangkan capaian dari 4 Indikator lainnya, yaitu Indeks Daya Beli, Persentase Angka Kemiskinan, Persentase Penurunan PMKS, dan Indeks Pembangunan Gender justru diprediksi mengalami penurunan tahun 2020. Hasil perbandingan capaian IKD tahun 2019 dengan target capaian dalam RPJMD 2019 adalah 2 IKD, yaitu Indeks Kesehatan dan Indeks Daya Beli, telah melampaui target capaian, sedangkan capaian dari 7 Indikator Kinerja Daerah lainnya, tahun 2019 lebih rendah dibandingkan target RPJMD 2020.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Damarsari, R., Junaidi, J., & Yulmardi, Y. (2015). Kinerja Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan Dan Pembangunan Daerah, 2(3), 161-172. https://doi.org/10.22437/ppd.v2i3.2272

IPB. (tanpa tahun). Penentu Harapan Hidup. https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/33072/10/Bab%20II.%20Definisi%20%26%20Notasi%20G2007asu.pdf

Karyoto. (2009). Implementasi Value For Money, Input Output Outcome dan Best Value Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Sektor Publik. http://kariyoto.lecture.ub.ac.id/2017/10/implementasi-value-for-money-input-outputoutcome-dan-best-value-sebagai-alat-pengukuran-kinerja-sektor-publik/diakses 13 oktober 2020

Mahmudi. (2010). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Purwanto, N. A. (2006). Kontribusi Pendidikan bagi Pembangunan Ekonomi Negara. Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(2).

Putra, M. U. M. & Parimin. (2015). Peranan Pendidikan dalam Esensi Pembangunan Ekonomi di Kabupaten Asahan (Studi Kasus Beberapa Sekolah di Kisaran Barat). Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil, 5(2).

Riasmini, K., Megayanti, K. D., Bayuna, G. R., & Samiasa, W. (2019). Evaluasi Penyusunan Indikator Kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 8(2), 115-124. http://dx.doi.org/10.23887/jinah.v8i2.19870

Syahra, R. (2003). Modal Sosial: Konsep dan Aplikasi. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 5(1).

Wei, W. (2006). Times Series Analysis. New York: Temple University.

Downloads

Published

08-03-2021

How to Cite

REVIEW TARGET DAN CAPAIAN PENGUKURAN INDIKATOR KINERJA DAERAH KOTA MALANG. (2021). PANGRIPTA, 4(1), 646-659. https://doi.org/10.58411/6zdb3y58